Akuntansi Internasional Chapter 2

Chapter 2

1. Bab ini mengidentifikasikan tujuh factor ekonomi, sejarah sosial, dan kelembagaan yang dipercaya mempengaruhi perkembangan akuntansi. Jelaskan bagaimana satu sama lain mempengaruhi praktik akuntansi.

Jawab:
Beberapa dari tujuh variable pertama ini sangat berhubungan. Sebagai contoh, system hukum umum berawal dari Inggris dan kemudian diekspor ke Negara-Negara seperti Australia, Kanada, dan Amerika Serikat. Keempat Negara ini seluruhnya memiliki pasar modal yang sangat maju, yang mendominasi orientasi pelaporan keuangan di Negara-Negara tersebut. Akuntansi keuanagan dan pajak bersifat terpisah. Sebaliknya, kebanayakan Negara-Negara Eropa Kontinental dan Jepang memiliki system hukum kode dan bergantung pada perbankan atau pemerintah untuk memperoleh kebanyakan pendanaan. Aturan akuntansi disana pada umumnya sesuai dengan hukum pajak

2. Mengacu pada tujuh factor dalam pertanyaan 1, urutkan factor-factor tersebut dari yang paling penting dalam kaitannya dengan perkembangan akuntansi, kemudian berikan alasan untuk urutan paling atas dan paling bawah dalam peringkat yang anda susun.

Jawab:
Urutan Faktor- faktor perkembangan akuntansi :
• Sumber Pendanaan
• System Hukum
• Perpajakan
• Ikatan Politik dan Ekonomi
• Inflasi
• Tingkat Perkembangan Ekonomi
• Tingkat Pendidikan

3. Bagaimana nilai-nilai budaya mempengaruhi akuntansi? Apakah terdapat pengaruh yang bersifat pararel antara factor-factor yang disebutkan dalam pertanyaan 1 dan factor budaya yang disebutkan di sini?

Jawab:
Budaya berarti nilai-nilai dan perilaku yang dibagi oleh suatu masyarakat. Variabel budaya mendasari pengaturan kelembagaan di suatu Negara (seperti system hukum). Empat dimensi nilai akuntansi yang mempengaruhi praktik pelaporan keuangan suatu Negara yaitu :
• Profesionalisme versus control wajib: preferensi terhadap pelaksanaan pertimbangan profesionalisme individu dan regulasi sendiri kalangan professional dibandingkan terhadap kepatuhan dengan ketentuan hukum yang telah ditentukan.
• Keseragaman versus fleksibilitas: preferensi terhadap keseragaman dan konsistensi dibandingkan fleksibilitas dalam berekasi terhadap suatu kesadaran tertentu
• Konservatisme versus optimisme: preferensi terhadap ukuran- ukuran laba yang lebih konservatif merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastian yang kuat, yang berasal dari perhatian terhadap keamanan dan kebutuhan yang dipersepsikan untuk mengadopsi pendekatan yang hati- hati untuk menangani ketidakpastian peristiwa masa depan.
• Kerahasiaan versus transparansi: preferensi atas kerahasiaan dan pembatasan informasi usaha menurut dasar kebutuhan untuk tahu dibandingkan kesediaan untuk mengungkapkan informasi kepada publik.

4. Apakah perbedaan nasional dalam praktik akuntansi dapat dijelaskan lebih baik oleh factor budaya atau oleh factor ekonomi dan hukum? Mengapa ?

Jawab:
Karena pembedaan yang didasarkan pada system hukum relatif kurang jelas di Negara-Negara di mana standar tidak ditegakkan.

5. Empat pendekatan terhadap perkembangan akuntansi yang dibahas dalam bab ini awalnya dinyatakan pada tahun 1967. Apakah keempat pola tersebut masih berlaku dewasa ini? Mengapa atau mengapa tidak?

Jawab:
Masih berlaku, karena pada dewasa saat ini keempat pendekatan ini merupakan dasar klasifikasi system akuntansi yang masih banyak di gunakan di seluruh dunia.

6. Negara- Negara yang cenderung untuk memiliki praktik pengukuran yang relative konservatif juga cenderung agak merahasiakan pengungkapan, sedangkan Negara- Negara yang cenderung memiliki praktik pengukuran kurang konservatif cenderung untuk melakukan pengungkapan secara transparan. Mengapa hal ini terjadi?

Jawab:
Karena preferensi terhadap kerahasiaan merupakan hal yang konsisten dengan penghindaran ketidakpastiaan yang kuat yang timbul dari kebutuhan untuk membatasi pengungkapan informasi dengan maksud untuk menghindari terjadinya konflik dan kompetisi dan untuk mempertahankan keamanan. Masyarakat dengan jarak keuasaan yang tinggi akan sangat mungkin berkarakter membatasi informasi untuk mempertahankan ketidakpastiaan dalam kekuasaan. Kerahasiaan juga konsosten dengan preferensi atas kolektivisme dengan perhatiannya terhadap hal- hal yang sangat terkait dengan perusahaan dibnadingkan dengan pihak luar. Masyarakat yang lebih menekankan pada kualitas hidup, masyarakat, dan lingkungan akan cenderung untuk lebih terbuka, khususnya informasi yang berkaitan dengan social.

7. Apakah tujuan melakukan klasifikasi system akuntansi?

Jawab:
Klasifikasi merupakan dasar untuk memahami dan menganalisa mengapa dan bagaimana system akuntansi nasional berbeda- beda. Tujuan klasifikasi adalah untuk mengelompokkan system akuntansi keuangan menurut karakteristik khususnya. Klasifikasi mengungkap struktur dasar di mana anggota- anggota kelompok memiliki kesamaan dan yang membedakan kelompok- krlompok yang beraneka ragam satu sama lain. Dengan menenali kesamaan dan perbedaan, pemahaman kita menenai system akuntansi akan lebih baik. Klasifikasi merupakan cara untuk melihat dunia.

8. Apakah perbedaan antara klasifikasi akuntansi berdasarkan pertimbangan dan empiris?

Jawab:
Dengan pertimbangan dan secara empiris. Klasifikasi dengan pertimbangan bergantung pada pengetahuan, intuisi dan pengalaman. Klasifikasi secara empiris menggunakan metode statistic untuk memgumpulkan basis data prinsip dan praktik akuntansi seluruh dunia.

9. Apakah model akuntansi utama di dunia? Apakah karakter yang berbeda dari tiap tiap model tersebut?

Jawab:
Akuntansi dan laporan keuangan berbeda-beda diseluruh dunia. Variabel-variabel yang membentuk perkembangan akuntansi sebuah negara, model akuntansi keuangan tertentu yang berkembang karena minat, sejarah atau pilihan, proses menetapkan standar akuntansi keuangan nasional itu sendiri dan konservatisme adalah hal-hal yang menyebabkan perbedaan tersebut.

10. Mengapa bab ini mengakui bahwa banyak perbedaan- perbedaan akuntansi pada tingkat nasional semakin tidak jelas? Apakah anda menyetujuinya ? mengapa ?

Jawab:
. Setuju, karena:
• Artisan perusahaan saat ini mencatatkan sahamnya pada bursa efek di luar Negara asal mereka.
• Beberapa Negara hukum kode, secara khusus Jerman dan Jepang, mengalihkan tanggung jawab pembentukan standar akuntansi dari pemerintah kepada kelompok sector swasta yang professional dan independent.
• Pentingnya pasar saham sebagai sumber pendanaan semakin tumbuh diseluruh dunia.

11. Penulis berpendapat bahwa klasifikasi yang berdasarkan penyajian wajar versus kepatuhan hokum menjelaskan akuntansi pada dunia sekarang ini dengan lebih baik dibandingkan system hokum umum dan hukum kode. Apakah anda setuju? Mengapa?

Jawab:
Karena pembedaan antara penyajian wajar dan kesesuaiana hukum menimbulkan pengaruh yang besar terhadap banyak permasalahan akuntansi seperti (1) depresiasai dimana beban ditentukan berdasarkan penurunan kegunaan suatu aktiva selama masa manfaat ekonomi (penyajian wajar) atau jumlah yang diperbolehkan untuk tujuan pajak (kepatuhan hukum); (2) sewa guna usaha yang memiliki subtansi pembelian aktiva tetap (property) diperlakukan seperti itu (penyajian wajar) atau diperlakukan seperti sewa guna usaha operasi yang biasa (kepatuhan hukum); dan (3) pension dengan biaya yang diakrual pada saat dihasilkan oleh karyawan (penyajian wajar) atau dibebankan menurut dasar dibayar pada saat anda berhenti bekerja (kepatuhan hukum).

12. Bagaimana prospek konvergensi atau harmonisasi system nasional akuntansi dan pelaporan keuangan? Factor-factor apa saja yang berpengaeuh dalam mendorong atau menghambat perubahan tersebut?

Jawab:
Dengan konvergensi IFRS, PSAK akan bersifat principle-based dan memerlukan professional judgment, senantiasa peningkatan kompetensi harus pula dibarengi dengan peningkatan integritas.
Hambatan konvergensi biasanya muncul atas beberapa isu akuntansi dan pelaporan keuangan sebagai berikut:
- Pengakuan dan pengukuran: financial assets and derivative financial instruments, impairment losses, provisions, employee benefit liabilities, income taxes;
- Akuntansi Penggabungan Usaha
- Pengungkapan atas: related party transactions, segment information.

Akuntansi Internasional Chapter 1

2. Dalam lingkup perdagangan Internasional yang bersumber dari berbgai Negara yang ada di dunia baik itu ekspor, impor maupun perusahaan cabang di luar negeri membutuhkan suatu alat komunikasi yang dapat dibaca ataupun dipahami oleh seluruh dunia. Oleh karena itu, dipakailah alat komunikasi untuk seluruh dunia yaitu bahasa Inggris yang biasa dikenal bahasa internasional. Bahasa inggris merupakan bahasa Internasional yang dipakai oleh perusahaan yang bergerak dalam lingkup multinasional. Penggunaan bahasa inggris digunakan karena ada silsilah history dimasa lampau yang kuat dimana bangsa inggris adalah bangsa yang pernah menjajah negara-negara di dunia ini paling banyak sehingga negara ini disegani oleh negara-negara lain dimasa dahulu. Oleh sebab itu digunakanlah bahasa Inggris sebagai bahasa internasional yang dikenal oleh semua Negara.

3. Pengertian pasar modal dijelaskan lebih spesifik sebagai kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan Perdagangan Efek Internasional, perusahaan publik yang berkaitan dengan Efek yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan Efek internasional.

Jenis Instrumen Lainnya di Pasar Modal
Waran adalah efek yang diterbitkan oleh suatu perusahaan yang memberi hak kepada pemegangnya untuk memesan saham dari perusahaan tersebut pada harga dan jangka waktu tertentu.
Sertifikat danareksa adalah surat berharga yang diterbitkan oleh PT Danareksa (Persero) untuk mewakili efek/surat berharga yang dibeli oleh PT Danareksa sebagai jaminannya.
Right merupakan produk derivative (turunan) dari saham yang berupa surat berharga yang memberikan hak bagi pemodal untuk membeli saham baru yang dikeluarkan emiten pada harga tertentu dan pada waktu yang telah ditetapkan.
Opsi merupakan produk derivatif dari saham yang memberikan hak kepada pemiliknya untuk menjual atau membeli sejumlah aset finansial tertentu pada harga dan jangaka waktu tertentu.

Seberapa penting Pasar Modal?
Pasar modal memberikan peran besar bagi perekonomian suatu negara karena pasar modal memberikan dua fungsi sekaligus, fungsi ekonomi dan fungsi keuangan. Pasar modal dikatakan memiliki fungsi ekonomi karena pasar modal menyediakan fasilitas atau wahana yang mempertemukan dua kepentingan yaitu pihak yang memiliki kelebihan dana (investor) dan pihak yang memerlukan dana (issuer). Dengan adanya pasar modal maka perusahaan publik dapat memperoleh dana segar masyarakat melalui penjualan Efek saham melalui prosedur IPO atau efek utang (obligasi). Pasar modal dikatakan memiliki fungsi keuangan, karena pasar modal memberikan kemungkinan dan kesempatan memperoleh imbalan (return) bagi pemilik dana, sesuai dengan karakteristik investasi yang dipilih. Jadi diharapkan dengan adanya pasar modal aktivitas perekonomian menjadi meningkat karena pasar modal merupakan alternatif pendanaan bagi perusahaan-perusahaan untuk dapat meningkatkan pendapatan perusahaan dan pada akhirnya memberikan kemakmuran bagi masyarakat yang lebih luas.

4. Tiga tren
a. PERTUMBUHAN DAN PENYEBARAN OPERASI MULTINASIONAL
Tren ekspor dan impor saat ini.Isu akuntansi utama yang berhubungan dengan kegiatan ekspor dan impor adalah akuntansi untuk transaksi dalam mata uang asing. Sebagai contoh, misalkan Solvay melakukan ekspor sejumlah obal-obatan kepada sebuah importir Brasil dan mengirimkan tagihan dalam mala uang seal Brasil. Seandainya nital real mengalami penurunan relatif terhadap euro sebelum dilakukannya pembayaran, Solvay akan mengalami kerugian dalam mata uang asing karena real akan menghasilkan euro yang tehib keelt poch soit konyersi setelah devaluasi dibandingkan sebelum devaluasi. kerugian transaksi tidak langsung seperti itu. Saat ini bisnis internasional semakin berhubungan dengan inyestasi asing langsung, yang meliputi sistem manufaktur atau distribusi di luar negeri dengan membentuk afiliasi yang dimiliki seutuhnya. Jika terlihat jelas adanya bias dari negara maju terhadap investasi asing langsung, meledaknya arus investasi asing langsung ke negara-negara berkembang sejak awal tahun 1990-an menunjukkan bahwa MNC semakin menyadari bahwa negara-negara tuan rumah ini.

b. MERGER DAN AKU1SISI LINTAS BATAS
Seiring dengan berlanjutnya tren global atas konsolidasi industri, serta mengenai merger dan akuisisi internasional praktis merupakan kenyataan sehari-hari. Apabila merger umumnya diringkas dengan istilah sinergi operasi atau skala ekonomi, akuntansi memainkan peranan yang penting dalam mega konsolidasi ini karena angka-angka yang dihasilkan akuntansi bersifat mendasar dalam proses penilaian perusahaan. Perbedaan aturan pengukuran nasional dapat memperumit proses penilaian perusahaan.

c. INOVASI KEUANGAN
Manajemen risiko telah menjadi istilah yang populer dalam lingkungan perusahaan dan manajemen. Alasannya tidaklah sulit dicari. Dengan deregulasi pasar keuangan dan pengendalian modal yang terus dilakukan, volatilitas dalam harga komoditas, valuta asing, kredit menjadi hal yang biasa dewasa ini. Berdasarkan kondisi dunia saat ini, manajer keuangan perlu menyadari risiko yang mereka hadapi yang berasal dan volatilitas tersebut, risiko manakah yang perlu dilindungi dan mengevaluasi hasil strategi manajemen risiko yang dijalankan. Pada saat yang bersamaan, kemajuan dalam teknologi keuangan memungkinkan pergeseran risiko keuangan kepada pundak orang lain. Meski demikian, untuk mengukur risiko antar pihak tidak dapat dialihkan dan sekarang berada pada pundak sekelompok besar pelaku pasar, yang banyak di antaranya mungkin berada ribuan mil jauhnya. Tampak jelas adanya ketergantungan yang ditimbulkan terhadap praktik pelaporan internasional dan kebingungan yang timbul dari perbedaan pengukuran produk risiko keuangan. Mereka yang memiliki keahlian manajemen risiko sangat dihargai oleh pasar.

5. Akuntansi International semakin penting, dikarenakan beberapa factor-faktor. Faktor–faktor ini tumbuh dari pengurangan yang signifikan & iterus menerus menghambat perdagangan serta pengendalian modal secara nasional yang terjadi bersamaan dengan kemajuan dalam teknologi informasi

6. Keuntungan :
>> Pengukuran = memberikan masukan mendalam mengenai profitabilitas operasi suatu perusahaan dan kekuatan posisi keuangannya.
>> Pengungkapan = pengguna mendapatkan informasi yang dibutuhkan dari proses pengukuran
>> Auditing = memastikan kendala proses pengukuran dan pengungkapan informasi berdasarkan standar akuntansi yang berlaku secara umum.

Kelemahan :
>> Pengukuran = kesalahan dalam mengindentifikasian, menggolongkan dan menghitung aktivitas ekonomi atau transaksi akan menghasilkan masukan yang salah mengenai profitabiltas dan posisi keuangan.
>> Memerlukan pemahaman yang mendalam untuk mengidentifikasi, mengelompokan dan menghitung aktivitas ekonomi, mengingat jumlah akuntansi dapat berubah secara signifikan sesuai dengan prinsip-prinsip yang mengaturnya.

7.
- Memperluas pangsa pasar
- Mencari keuntungan
- Bertujuan untuk menguasai pasar dibidang teknik (engineering) dengan teknologi tinggi.
- Service & going concern

8. Negara Maju: Merupakan Negara yang sebagian besar dapat berdiri dengan kuat pada perekonomian negaranya. Dimana mempunyai infrastruktur yang maju. Dalam perdaganagan mempunyai wilayah pasar ekuitas pasar yang besar. Negara maju lebih banyak mempengaruhi dunia dengan perluasan ekonomi yang cukup besar. Lebih didominasi oleh Negara amerika dan eropa.

Negara Berkembang : Negara-negara berkembang menjamur disekitar wilayah asia-pasifik. Pada umumnya negar-negara ini sedang mengalami pertumbuhan dan pembangunan yang fenomenal. Dengan pertumbuhan yang pesat, pasar ekuitas negar-negara berkembang ini banyak menarik para investor untuk bermain didalamnya. Secara tidak langsung, beberapa pasar yang ada dinegara berkembang (cina,India, korea,dll) Telah tumbuh dengan cepat dan mengalami volume perdagangan yang cukup besar terhadap Kapitalisasi pasar. Banyak pula yang memprediksi bahwa Negara-negara di asis akan menjadi wilayah pasar ekuitas terpenting.

Bursa efek di negara berkembang : Asia-Pasifik , Afrika dan Timur tengah
Karakteristik : Jika dilihat dari tampilan dari 1-3. Distribusi penjualan solvai sama- sama sebagai produsen obat-obatan, bahan kimia dan plastik.

9. ** Pengaruhnya
Jika lembaga keuangan milik Negara melempar sebagian kepemilikannya ke pasar modal, maka itu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor asing. Bias dibilang ketika para investor tersebut datang, maka akan memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pasar modal.

** Sistem akuntansinya
Jika memang terjadi privatisasi, maka itu akan memberikan dampak terhadap perusahaan. Sudah pasti system akuntansi yang dianut perusahaan tersebut harus memakai system akuntansi yang sesuai dengan standar system akuntansi internasional. Mengapa demikian? Agar setiap laporan yang dihasilkan oleh system akuntansi tersebut sesuai dengan standar yang berlaku di luar sana. Jika memang telah sesuai, bukan tidak mungkin jika nantinya pasar investor asing menjadi tertarik untuk mengucurkan dana yang dimilikinya.

10. Dinegara Cina dan Taiwan produksi barang-barang local sangat berkembang baik dalam hal pangan, teknologi dan produksi-produksi lain, Serta produksi barang-barangnya sebagai pengekspor terbesar. Oleh sebab itu Negara-negara lain yang ingin masuk ke dalam Negara Cina dan Taiwan akan sangat susah bersaing dengan produksi local dengan begitu adanya pertumbuhan yang cepat dan volume perdagangan yang relative besar terhadap kapitalisasi pasar.

11. Baik. Akuntansi tetap merupakan masalah dengan standart dan praktek Nasional melekat sangat erat dengan hukum nasional dan aturan Profesional. Hanya terdapat sedikit pemahaman atau ketentuan sejenis dengan Negara lain. Akuntansi melayani manusia dan organissasi yang lingkup keputusannya semakin International.

12. Menurut pendapat kami, argument tersebut berdasar karena adanya hubungan wajar timbal-balik yang menjadi karakter hubungan perusahaan dengan pemasok, perantara, dan pelanggan. Mereka digantikan dengan hubungan kerja sama global dengan pemasok, pemasok dari pemasok, perantara, pelanggan, dan pelanggan dari pelanggan.
Akibatnya pemasok yang ada di dalam tidak dapat survive dan going concern. Selain itu, pembelian dari pemasok yang berlokasi diluar negeri menyebabkan harga pokok penjualan yang tinggi, karena tingginya harga beli.

Akuntansi Internasional

Chapter 7 Akuntansi Internasional

1. Perbedaan pengukuran dan pengungkapan akuntansi.
Jawaban :
Dalam pengungkapan mampu menyatakan bahwa pengungkapan merupakan aspek kualitatif dan hanya dapat di nilai oleh para ahli di bidangnya. Sedangkan dalam Pengukuran hanya sebatas informasi murni yang belum di olah menjadi informasi yang siap di gunakan. jadi pengungkapan menjadi lebih penting, karena tanpa pengungkapan informasi menjadi tidak akan berguna.

2. Alasan pengungkapan keuangan korporasi sangat penting dalam ekonomi dunia yang kompetititf.
Jawaban :
Dikarenakan Praktik pengungkapan korporasi mengkaji dan menilai tidak hanya pengaruh-pengaruh dari dalam perusahaan melainkan dari luar perusahaan.

3. Beberapa alasan perusahaan multinasional semakin tanggap dan bertanggungjawab, tidak hanya pada investor melainkan pada pihak lain diluar investor sekalipun diantaranya:
Jawaban :
a. Tidak hanya sebagai penyedia accountability kepada para penyedia modal melainkan juga menjawab keingingn-keinginan material dari masyarakat.
b. Pencitraan pun diperlukan guna menjaga nama baik perusahaan
c. Publikasi dan pembangunan image yang baik dapat menarik minat para calon investor baru.
d. Menganut konsep kepuasan konsumen merupakan going concern bagi perusahaan

4. "perusahaan-perusahaan multinasional memandang tren ke arah meluasnya dan semakin bervariasinya pengungkapan korporasi secara berbeda-beda. Bahaslah sifat dari pandangan-pandangan ini dan sajikan evaluasi anda mengenai keabsahannya.
Jawaban :
Negara-negara kecil cenderung melihat perusahaan-perusahaan multinasional sebagai ancaman langsung terhadap kedaulatan nasional mereka. Serikat-serikat pekerja menegaskan bahwa perusahaan-perusahaan multinasional mampu "mengimpor" atau "mengekspor" pekerjaan. sifat masyarakat terutama menjadi khawatir karena mereka diberitahu bahwa bahkan standar kehidupan umum pun dalam suatu negara bisa di pengaruhi oleh pengaruh kolektif dari aktivitas-aktivitas bisnis multinasional.

5. "perusahaan-perusahaan luar negeri yang ingin menerbitkan sekuritas dalam bursa domestik seperti bursa-bursa AS harus diwajibkan untuk mengungkapkan tidak kurang dari pengungkapan domestik mereka." Jelaskah apakah anda setuju atau tidak dengan argumen diatas dan dukunglah argumen anda dengan sebuah contoh negara.
Jawaban :
Setuju, karena semakin banyak perusahaan multinasioanal di seluruh dunia yang mendaftarkan sahamnya pada bursa-bursa asing. Yang memotivasi praktik ini adalah sejumlah keuntungan yang dianggap bisa diperoleh dari praktik tersebut. Dengan memasyarakatkan perusahaan kepada lingkungan setempat, listing di luar negeri meningkatkan citra internasional korporasi dan sekaligus memperluas basis-basis pembiayaan dimasa depan. Contohnya : Novo Corporation (bertempat di Denmark), Stonehill dan Dullum mendemonstrasikan bahwa listing di luar negeri bisa mengurangi biaya modal perusahaan secara signifikan, yang sebagian besar diakibatkan oleh adanya disparitas-disparitas dalam basis informasi investor.

6. Laporan keuangan dikatakan memiliki "domisili pelaporan tunggal". Jelaskan apa yang dimaksud dengan pernyataan ini dan implikasi-implikasinya terhadap pelaporan keuangan transnasional.
Jawaban :
Laporan keuangan-domisili tunggal adalah laporan keuangan hanya mencerminkan suatu kumpulan keputusan-keputusan keuangan dan hasil-hasil operasi hanya untuk suatu waktu tertentu, berdasarkan sekeloampok aturan tertentu, dan untuk tujuan tertentu. Ketika keputusan-keputusan bisnis dibuat dalam kondisi ini, keputusan-keputusan tersebut seharusnya juga dilaporkan hanya dalam konteks kondisi yang sama.

7. Apakah terdapat perbedaan antara laporan yang bertujuan khusus dengan laporan keuangan sekunder seperti yang dianjurkan oleh AISG ?
Jawaban :
Laporan sekunder disiapkan secra khusus bagi pembaca-pembaca yang berkepentingan diluar negeri dengan karakteristik
1. Mematuhi standar-standar pelaporan Negara asing yang dituju
2. Laporan keuangan ditranslasikan kedalam valuta asing yang terkait
3. Laporan keuangan akan diterjemahkan kedalam bahasa Negara yang bersangkutan
4. Laporan auditor independen akan diberikan dalam bentuk yang tidak biasa
digunakan dinegara asal perusahaan
Sedangkan laporan yang bertujuan khusus menyajikan laporan keuangan seperti laporan kepada aparat pajak, laporan kepada badan pengawas pemerintah, prospektus untuk penawaran sekuritas, dan laporan untuk kombinasi bisnis.

8. Apa tujuan dari pengungkapan operasi luar negeri dan pedoman formal apa yang ada/berlaku secara internasional berkaitan dengan perkembangan pelaporan ini ?
Jawaban :
Tujuannya adalah untuk membuat pengguna-pengguna laporan keuangan mampu menilai dampak dari operasi-operasi dalam industri-industri yang berbeda dan dalam area-area geografis yang berbeda atas perusahaan secara menyeluruh
Pedomannya adalah :
1. Penjualan atau pendapatan operasi lainnya, dengan dibedakan antara
pendapatan yang didapatkan dari konsumen diluar perusahaan dengan pendapatan
yang didapatkan dari segmen-segmen lain
2. Hasil-hasil operasi per segmen
3. Asset-aset segmen yang dipergunakan, ditunjukkan baik dalam jumlah moneter
ataupun sebagai persentase dari total asset konsolidasi
4. Basis transfer harga antar segmen

9. Sejumlah studi empiris telah menyimpulkan bahwa pengungkapan operasi luar negeri dari perusahaan-perusahaan multinasional yang berbasis di AS dan non-AS masih jauh dari cukup. Apa yang mendasari kesimpulan semacam itu ? dapatkah anda menyarankan suatu kriteriayang mungkin bisa berguna dalam mengembangkan praktik-praktikyang ada dewasa ini ?
Jawaban :
Berdasarkan pengungkapan FAS 14 mewajibkan agar “ beban-beban operasi sebuah perusahaan yang tidak dapat ditelusuri secara langsung ke area-area geografis tertentu harus dialokasikan berdasarkan basis yang layak diantaraa segmen-segmen pelaporan tersebut” jika alokasi bebannya masih bersifat arbiter, obyektivitas dan relevansi hasil-hasil operasi yang diungkapkan akan bervariasi. Entitas pelaporan dengan demikian harus memutuskan apakah perlu (a) memperbaiki dan mengembangkan lagi informasi yang disediakan atau (b) karena ketiadaan solusi teoritis yang benar atau solusi yang efisien dari segi biaya, member sinyal kepada pembaca laporan keuangan mengenai keterbatasan data-data yang disajikan.
Solusi : Sebelum diperoleh pengalaman yang lebih banyak dalam pelaporan operasi luar negeri, alternative terakhir, barangkali ditambah catatan peringatan, sepertinya merupakan jalan yang bijaksana dan logis

10. Jawaban :
Pengungkapan tanggung jawab sosial adalah pengungkapan yang mencakup ukuran-ukuran kinerja non-keuangan. Tujuan dengan melaksanakan tanggung jawab stakeholders yaitu pemegang saham, kreditor, karyawan, pemerintah, dan pihak-pihak lain yang berkepentingan, yang melebihi dari hanya kepentingan-kepentingan yang mendasar. Pengungkapan ini masih pada tahap perkembangan yang masih sangat awal karena baru belakangan ini ketertarikan akan aspek tanggung jawab sosial dari korporasi semakin meningkat.

11. Nilai tambah didefinisikan sebagai perbedaan antara nilai output perusahaan dan nilai inputnya (bahan baku dan jasa yang didapatkan dari perusahaan-perusahaan lain). Walaupun nilai tambah menyerupai laba bersih karena nilai tambah merupakan suatu flow concept, nilai tambah dimaksudkan sebagai suatu ukuran kinerja untuk kelompok stakeholder yang lebih luas dari hanya investor saja. Sementara laba bersih mencerminkan "potongan kue" yang tersedia bagi pemegang saham setelah semua stakeholder yang lain "makan", nilai tambah mengungkapkan bagaimana sebuah kue secara utuh dipotong-potong kepada berbagai stakeholder dalam perusahaan, sehingga memungkinkan supplier, karyawan, peminjam, pemerintah, pemilik minoritas, dan pemegang saham untuk menilai modal relatif mereka dalam kekayaan periodik yang mereka bantu ciptakan.

12. Dewasa ini, badan-badan pemerintahan di banyak Negara dapat memaksakan manajemen untuk (a) membuat laporan dampak lingkungan sebelum mengesahkan proyek-proyek pembangunan yang diusulkan untuk dilaksanakan, (b) menguji, mengontrol atau membatasi emisi-emisi yang disebabkan oleh aktivitas-aktivitas produksi mereka dan (c) menutup operasi-operasi atau memberlakukan sangsi kepada aktivitas-aktivitas produksi yang tidak patuh pada pedoman-pedoman lingkungan. Namun bekenaan dengan akuntansi, hanya beberapa Negara yang telah membuat peraturan yang menyangkut pengungkapan informasi lingkungan. Apakah ini mengimplikasikan bahwa akuntan tidak memiliki peranan dalam melindungi lingkungan ?
Jawaban :
Memiliki peran tetapi terdapat kendala yaitu tidak adanya definisi yang konkret mengenai langkah-langkah untuk melindungi lingkungan dan bagaimana langkah tersebut dapat dibedakan dengan praktik bisnis normal yang baik. Banyak pihak merasa sulit misalnya untuk memisahkan biaya lingkungan dari biaya-biaya lain terutama dala area pengeluaran investasi. Perbaikan lingkungan dalam banyak kasus merupakan bagian yang integral dari investasi untuk menggantikan atau memperluas kapasitas produksi. Dampak dari estimasi-estimasi biaya lingkungan atas laba juga merupakan suatu intensif untuk menghindari estimasi-estimasi semacam itu, sama halnya dengan tidak adanya pengakuan pajak penghasilan bagi accrued expenses.

Perkembangan Konsultan Pajak dan Berbagai Jenis Jasa Konsltan

Menurut literatur, konsultan pertama adalah Arthur D. Little yang mendirikan usahan jasa konsultan pada tahun 1886 di Cambridge, Massachusets. Beliau memberikan bantuan teknis (engineering) kepada kliennya. Perusahaan tersebut kini telah mengalami kebangkrutan. Booz Allen Hamilton kemudian mendirikan perusahaan dengan struktur serupa di awal abad 20.

Kemudian pada tahun 1926, seorang professor dari Universitas Chicago, James McKinsey, mendirikan perusahaan jasa konsultan “accounting and engineering advisors” yang memperkenalkan pendekatan dan framework yang berbeda. Ia tidak merekrut insinyur tradisional, melainkan eksekutif berpengalaman yang di-training dengan seperangkat analisis dan pengetahuan yang kontemporer di masa itu, meliputi strategi, kebijakan, goal, organisasi, prosedur, facilities, dan personnel.

Sejarah mencatat inovasi yang cukup spektakuler dilakukan oleh Boston Consulting Group (BCG). Dengan menggunakan pendekatan yang berbeda, BCG mengembangkan konsep tentang growth share matrix yang menjadi alat untuk menilai attractiveness suatu perusahaan dalam sebuah industri. Framework ini kemudian banyak diadopsi oleh konsultan lain dalam memahami persoalan bisnis dan peluang jasa konsultan yang dapat dimanfaatkan.

Sejak itu, consulting firm mengalami kemajuan dan bertumbuh dengan pesat. Beberapa melakukan merger dan konsolidasi. Beberapa yang lain melakukan rebranding dan merubah struktur organisasinya. Begitu pula dengan pendekatan, metodologi, maupun framework yang digunakan dan dikembangkan juga kian kompleks dan komprehensif.

Konsultan Pajak adalah setiap orang yang dalam lingkungan pekerjaannya secara bebas memberikan Jasa Konsultan Pajak kepada Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan memenuhi kewajiban perpajakannya sesuai dengan peraturan perundang-undangan perpajakan yang berlaku;

Untuk menjadi Konsultan Pajak, setiap orang harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :

1. Warga Negara Indonesia;

2. Bertempat tinggal di Indonesia;

3. Memiliki serendah-rendahnya ijazah Strata Satu (S-1) atau setingkat dengan itu dari Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta yang Terakreditasi, kecuali bagi pensiunan pegawai Direktorat Jenderal Pajak ditentukan oleh Direktur Jenderal Pajak;

4. Tidak terikat dengan pekerjaan atau jabatan pada Pemerintah/Negara, atau Badan Usaha Milik Negara/Daerah;

5. Berkelakuan baik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari instansi yang berwenang;

6. Memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak;

7. Memenuhi kewajiban perpajakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku; lihat Pajak Akuntansi dan Konsultan Akuntansi

8. Bersedia menjadi anggota Ikatan Konsultan Pajak Indonesia dan tunjuk pada Kode Etik Ikatan Konsultan Pajak Indonesia;

9. Memiliki Sertifikat Konsultan Pajak.

Untuk melakukan praktek sebagai Jasa Konsultan pajak, seorang Konsultan Pajak yang telah memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud di atas, wajib mempunyai Izin Praktek Konsultan Pajak yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pajak yang berlaku di seluruh wilayah Republik Indonesia.

Jasa-jasa yang ditawarkan oleh Konsultan Pajak

1. Jasa Perencanaan Pajak
Perencanaan manajemen dalam bidang perpajakan (Jasa Pajak) yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan pajak, memperoleh alternatif terbaik untuk penghematan pajak yang sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku dan mempersiapkan anggaran perpajakan.

2. Jasa Konsultan Pajak
Jasa Konsultan dalam bidang perpajakan untuk periode tertentu yang dilaksanakan baik melalui surat maupun tatap muka langsung.

3. Jasa Pengisian SPT Perpajakan
Jasa pengisian SPT Tahunan dan SPT Masa sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku. Lihat Jasa Akuntansi dan Pajak Akuntansi

4. Jasa Pendamping Pemeriksaan PajakJasa untuk mendampingi dan mewakili klien dalam menghadapi pemeriksaan oleh aparat perpajakan (Akuntansi Pajak).

5. Jasa Penanganan Kasus PerpajakanJasa untuk mengajukan keberatan, restitusi dan peninjauan kembali ke Dirjen Pajak atau mengajukan gugatan dan naik banding ke Pengadilan Pajak (Pajak Jasak).

6. Jasa Review PerpajakanJasa mereview catatan atau pembukuan klien dalam mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku, mengidentifikasi kewajiban pajak potensial dan merencanakan langkah-langkah untuk mengatasinya.

peluang profesi akuntansi di Indonesia

Peluang Profesi Akuntansi di Indonesia

Melihat kondisi profesi akuntansi dan peranannya di Indonesia sampai saat ini, maka profesi akuntan memiliki beberapa keunggulan yang dapat dijadikan peluang untuk:
1. Kemudahan dalam memsuki dan meraih peluang kerja
2. Kesempatan untuk meningkatkan kualitas profesi melalui jenjang pendidikan S2 dan S3 serta pendidikan profesi berkelanjutan
3. Keleluasan dalam menentukan pilihan profesi ( akuntan publik, akuntan manajemen, akuntan pemerintah, akuntan pendidik)
4. profesi akuntan dibutuhkan oleh segala jenis bidang pekerjaan, dalam internal perusahaan pasti dibutuhkan bagian internal auditor. Selain itu dari sisi eksternal akuntan tidak hanya memverifikasi laporan keuangan tetapi juga termasuk kesesuaian dengan persyaratan legal yang ditetapkan pemerintah.


Tantangan Profesi Akuntan

Tantangan Profesi Akuntan di Indonesia:

a. Dewasa ini kebutuhan ekonomi global sangat membutuhkan peran dari profesi akuntan. Terlebih lagi saat ini akuntan publik yang tersedia sebanyak 67% sudah berada diatas 50 tahun serta sebanyak 39% sudah berada diatas 60 tahun maka dapat diproyeksikan 5-10 tahun kedepan dunia ekonomi Indonesia akan kesulitan menemui Profesi akuntan. Oleh karena itu, hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah pada umumnya dan profesi akuntan pada khususnya untuk dapat melakukan penyuluhan dan promosi betapa berpeluangnya profesi akuntan kepada calon mahasiswa.

b. Penguasaan bahasa asing yang dinilai kurang representatif pada kualifikasi profesi akuntan dianggap menjadi tantangan yang tidak bisa dianggap remeh oleh profesi akuntan. Hal ini agar kedepannya akuntan Indonesia mampu lebih banyak lagi yang berafiliasi dan memiliki rekanan akuntan dari luar negeri.

c. Profesi akuntansi tidak menjadi pilihan utama bagi para mahasiswa akuntansi dalam berkarier. Mereka hanya menjadikan bekerja di Kantor Akuntan Publik sebagai batu loncatan untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik lagi setelah mendapatkan ilmu yang mereka inginkan.

d. Pada tahun 2011 nanti akan diadakan adopsi dan konvergensi standar akuntansi keuangan dari FASB oriented yang notebene American Business Environment ke IFRS ( International Financial Reporting Standard ), dimana standar ini lebih dahhulu diadopsi di benua eropa.

e. Sebelum dikeluarkannya UU No. 34/1954 tentang Gelar Akuntan , semua orang dapat menyatakan dirinya selaku akuntan dan memakai gelar akuntan. Dengan dikeluarkannya UU tersebut maka pemerintah mengatur mereka yang berhak memakai gelar akuntan hanyalah mereka yang lulus dari Fakultas Ekonomi Negeri Jurusan Akuntansi dan Swasta yang disamakan, diatur oleh panitia Persamaan Ijasah Akuntan. Dengan semakin banyaknya fakultas ekonomi swasta maka pemerintah bersama IAI mengatur pelaksanaan Ujian Negara Akuntan. Pelaksanaan ujian ini terus dibenahi sampai pada akhirnya lulusan negeri dan swasta diwajibkan harus mengikuti ujian yang sama jika ingin mendapatkan gelar akuntan.

Perkembangan Profesi Akuntansi sektor Publik

1. Ruang Lingkup Akuntansi Sektor Publik
Pemahaman akan pentingnya akuntansi sektor publik baru muncul akhir-akhir ini. Hal ini dapat dimaklumi karena orientasi pendidikan akuntansi lebih ke Amerika Serikat yang tidak mengenal akuntansi sektor publik. Perekonomian Amerika Serikat lebih menekankan pada sektor swasta. Peranan negara dalam perekonomian amat minimal. Pemerintah amat membatasi diri dalam kaitan program pemerintah dan ruang gerak institusi pemerintah pusat dan daerah. Akibatnya dari sistem yang demikian, akuntansi sektor publik dibatasi ruang geraknya di sektor pemerintahan. Jadi akuntansi di pemerintahan Amerika Serikat lebih dikenal dengan akuntansi pemerintahan.

Akuntansi Sektor Publik merupakan bidang akuntansi yang mempunyai ruang lingkup lembaga-lembaga tinggi negara dan departemen-departemen di bawahnya, pemerintah daerah, yayasan, partai politik, perguruan tinggi dan organisasi-organisasi nonprofit lainnya, seperti:
A. Organisasi sektor publik dapat dibatasi dengan organisasi-organisasi yang menggunakan dana masyarakat, sehingga perlu melakukan pertanggungjawaban ke masyarakat. Di Indonesia, Akuntansi Sektor Publik mencakup beberapa bidang utama, yakni:
a. Akuntansi Pemerintah Pusat
b. Akuntansi Pemerintah Daerah
c. Akuntansi Parpol dan LSM
d. Akuntansi Yayasan
e. Akuntansi Pendidikan dan Kesehatan
f. Akuntansi Tempat Peribadatan

B. Aktivitas yang mendekatkan diri ke pasar tidak pernah ditujukan untuk memindahkan organisasi sektor publik ke sektor swasta.

2. Perkembangan Akuntansi Sektor Publik
- Pertama, di tahun 1952, fase sektor publik untuk pertama kalinya diajarkan di dunia akademis.
- Kedua, karakter organisasi sektor publik menunjukkan variasi sosial, ekonomi, politik, dan karakteristik menurut undang-undang.
- Ketiga, aktivitas organisasi sektor publik amat beraneka ragam.
- Keempat, kondisi organisasi sektor publik amat mandiri, atau mampu lepas dari mekanisme murni pasar.
- Kelima, fokus kesuksesan penyelenggaraan aktivitas publik adalah kompetensi manajemen.
- Keenam, kondisi proses pertanggungjawaban yang dilakukan oleh badan-badan sektor publik masih bersifat umum.

Fungsi akuntansi saat ini, diharapkan menjadi turunan dari perkembangan tuntutan masyarakat terhadap bidang akuntansi untuk memajukan sektor publik.

Penegakan etika profesi akuntan pemeriksa saat ini menjadi suatu hal yang mendesak:
- Selama ini, tuntutan dibatasi hanya oleh profesi, dalam artian sepanjang aturan profesi dipatuhi akuntan dianggap sudah memenuhi kewajiban baik secara profesi maupun kemasyarakatan,
- Hal ini dinilai tidak wajar, sehingga masyarakat menuntut agar akuntan bisa dituntut dijalur hukum,
- Perubahan dari sekedar moralitas menjadi realitas hukum masyarakat,
- Akuntan sebagai suatu profesi diminta untuk terlibat secara aktif, terkait dengan pelaksanaan transparansi ekonomi,
- Akuntansi sektor publik yang diharapkan lebih ditekankan pada sistem dan pemeriksaan akuntansi.
- Sistem akuntansi sektor publik yang lebih diharapkan kepada evaluasi kinerja publik.
- Penekanan terhadap efisiensi keuangan dan efektivitas manajemen akan menjadi dua titik awal fokus pengembangan bidang akuntansi manajemen sektor publik.

Perubahan Paradigma Akuntansi Sektor Publik



3. Profesi Sebagai Akuntansi Sektor Publik
Profesi akuntan dengan disiplin akuntansinya dianggap oleh Anglo Amerika sangat mempengaruhi pertumbuhan bisnis di seluruh dunia. Beberapa negara, seperti Rusia dan negara Eropa Timur, yang dulunya tidak terpengaruh, mulai mengalami perubahan yang signifikan dalam bidang akuntansi.

Hukum Umum  Anglo Saxon berawal dari Inggris dan kemudian diekspor ke negara-negara seperti Australia, Kanada, Hong Kong, India, Malaysia, Pakistan dan Amerika.

Hukum Kode  Kontinental berawal dari negara-negara Eropa Kontinental.

Kekuatan terbesar akuntansi adalah kelemahan utamanya:
- Uang merupakan alat tukar penengah dan sumber kekayaan, sehingga akuntan dibayar untuk mengembangkan kekayaan orang lain,
- Kelompok sosialis, dimana uang tidak memainkan peranan penting , maka akuntansi tidak akan dianggap penting,
- Akuntansi yang sangat tergantung pada waktu dan tempat, oleh karena itu perbandingan antar organisasi menjadi lebih sulit,

Apakah akuntansi merupakan suatu ilmu atau seni?
Apabila akuntansi sebagai ilmu, maka pertanyaannya adalah tentang karakter akuntansi dalam kasus-kasus khusus. Jika akuntansi adalah seni, berbagai gejala umum dapat ditelusuri. Kontrakdiksi ini masih terus berlangsung.

Perkembangan Profesi Akuntan Sektor Publik di Inggris:
1880 Institute of Chartered Accountants di Inggris dan Wales.
1885 The Corporate Treasurers and Accounting Institute.
Kemudian muncul Orgaisasi Chartered Institute of Publik Finance and Accounting yang melakukan sertifikasi para pekerja di sektor publik.
Akhir abad ke 19, Akuntansi di pemerintah daerah atau kota praja dan perusahaannya disebut “akuntansi sektor publik”.

Perkembangan Profesi Akuntan Sektor Publik di Indonesia:
Berdirinya Ikatan Akuntan Indonesia yang mulai memunculkan Kompartemen Akuntan Sektor Publik. Kompartemen ini mewadahi para pekerja bidang akuntansi dan akuntan yang bekerja di organisasi sektor publik.



Proses pengembangan bidang akuntansi sektor publik sangat dipengaruhi oleh:
- kapasitas dan tujuan kebijakan ekonomi, sehingga aspek budaya, sosial politik ekonomi menjadi dominan,
- orientasi pengelolaan organisasi sektor publik akan mengubah arah pengembangan organisasi akuntansi,
- kunci pemecahan permasalahan akuntansi sektor publik adalah penyederhanaan yang logis untuk menciptakan kompleksitas bidang akuntansi sektor publik.


4. Perkembangan Terakhir Akuntansi Sektor Publik Di Negara lain
Pengalaman Inggris dapat dijadikan acuan dalam mempelajari perkembangan administrasi publik di era tahun 1980-an sampai dengan tahun 1998, yang berkembang seiring dengan tuntutan utuk penyelenggaraan pemerintahan yang lebih akuntabel.

Pandangan bahwa efisiensi sektor pemerintahan dapat diukur, telah disuarakan sejak tahun 1968. sebagai contoh, laporan Fulton merekomendasikan untuk menetapakan unit yang bertanggung jawab dalam organisasi pemerintahan, yaitu outputnya dapat diukur/dibandingkan dengan biayanya atau kriteria yang lain.

Beberapa contoh proyeksi mewiraswastakan kepemerintahan ini telah dilakukan di beberapa pemerintahan Federal, Negara Bagian maupun pemerintahan kota. Sebagai contoh, selama ini pemerintah mempunyai monopoli dalam memproduksi senjata dengan alasan bahwa riskan bagi pihak swasta untuk melakukan hal yang cukup vital ini. Namun dalam kenyataannya, tidak seorang pun warga Amerika Serikat membiarkan pemerintahannya memproduksi senjata.


Sumber : rahmaandira.blogspot.com